Cahaya Kehidupan

Yang Menerangi Pikiran, Jiwa dan Perasaan

Menjenguk Kakak di Pondok

Published by Ismailovic under on Sabtu, Desember 06, 2008
Tadi aku pergi bersama keluarga ke pondok pesantrennya kakak. Aku sangat kangen, karena sudah lama tidak ketemu. Sebetulnya sih , kakak mau dijemput pulang, cuma karena ustadz yang punya pondok pesantren lagi pergi jauh, kakak tidak bisa ijin untuk pulang.

Abi menelepon ustadz itu. Tapi ia masih sholat. Ditelepon lagi, tidak bisa masuk. Jadi , kakak tidak bisa pulang dan akhirnya pun kakakku tidak jadi pulang.

Sebetulnya ada juga temannya kakak yang ingin pulang bersama keluargaku. Tapi karena kakak tak jadi pulang, temannya itu pun tak jadi pulang.

Meskipun tak jadi pulang, kakakku minta agar dibelikan keperluannya. Juga jajannya. Katanya kakakku, kakak kelasnya suka minta-minta jajan adik kelasnya. Tapi kakak akan menjada jajannya dari kakak kelasnya.

Sebelum beli peralatan kakak, keluargaku makan di sebuah warung. Di situ ada orang yang teriak -teriak dengan keras sekali seperti orang gila mengamuk. Nafsu makan keluargaku pun berkurang.

Setelah perut kenyang, barulah keluargaku membeli peralatan kakak. Habis itu , mengantarkan kakak ke pondok sekalian sholat ashar. Baru pulang deh!

Olimpiade IPA

Published by Ismailovic under on Kamis, Desember 04, 2008
Katanya ustadzku yang mengajar IPA, akan diadakan olimpiade IPA tingkat sidoarjo. Jika lolos tingkat sidoarjo, akan ketingkat JawaTimurdi surabaya. Lalu babak finalnya baru di jakarta.

Aku ingin ikut olimpiade IPA ini. Biaya olimpiade ini sebesar RP25.000,00. Orang tuaku mengijinkan aku dan akupun diberi formulir untuk olimpiade oleh sekolahku. Banyak temanku yang ikut olmpiade IPA ini. Salah satu temanku yang ikut adalah Imad. Dia anak yang pintar seperti aku dan dia adalah rival beratku ! Apalagi saat pelajaran MTK, dia sangat pintar lho.

Ada juga Abror, dia adalah temanku yang saat UTS IPA mendapat nilai paling tinggi di kelasku. Tapi dia MTKnya mendapat nilai di bawah tujuh lima. Katanya ustadzku, kalau yang ikut banyak, nanti akan disaring lewat kemampuannya dan lalu dipilih tiga yang paling baik untuk dikirim ke tempat olimpiade itu. Semoga saja, aku termasuk tiga anak yang berhasil dikirim itu, agar aku tidak merugikan orang tuaku yang telah mendukungku dan membiayai aku sebesar RP25.000,00. Dan semoga saja aku bisa memenangkan olimpiade ini sampai final.

Pegel

Published by Ismailovic under on Senin, Desember 01, 2008
Saat ini aku sedang pegal-pegal. Penyakit pegal adalah salah satu dari penyakit yang paling aku tidak sukai. Apalagi kalau pegalnya dikaki, rasanya sangat tidak karuan, lho. Ada obat untuk pegal yaitu salonpas koyo. Jika aku pegal, aku selalu memakai itu. Kalau aku sudah kena pegal, bisa-bisa aku nangis-nangis karena tidak tahan sekali rasa sakitnya. Aku pegal mungkin karena kecapean atau sering lari-lari ketika di sekolah. Semoga pegalku cepat sembuh, amin.

Main Bola

Published by Ismailovic under on Sabtu, November 22, 2008
Setiap istirahat, aku dan temanku bermain bola. Aku dan temanku main bola di lapangan sebelah sekolah. Lapangan itu cukup luas dan sangat cocok untuk main bola. Tapi sayang sejak ada peraturan yang hanya membolehkan kalau seminggu cuma boleh main 3 kali, aku dan temanku kecewa. Tapi tidak berlangsung lama. Aku dan temanku sudah sadar kalau main bola tidak usah setiap hari.

Banyak pertandingan-pertandingan yang sudah dilalui oleh kelasku. Itupun banyak yang menang. Kata ustadzku, tahun depan akan diadakan klub sepakbola Insan Kamil. Tempat latihannya ada di dekat rumahku.

Wisata

Published by Ismailovic under on Jumat, November 21, 2008
Minggu depan, tepatnya hari Rabu, aku dan temanku akan berpariwisata. Pasti aku senang sekali. Begitu pula temanku. Karena uangku sisa lebaran kemaren masih banyak, uang itu akan kugunakan untuk beli jajan dan sangu saat aku wisata.

Aku tak tahu pasti kemana aku dan temanku mau wisata. Tentu saja aku dan temanku dibimbing oleh beberapa ustadz/ah. Semoga , saat aku dan temanku wisata, aku dan mereka semua melakukan wisata dengan selamat.

Amiiiinn....!

Nilai UTS

Published by Ismailovic under on Kamis, November 20, 2008
Tadi waktu aku di sekolah, ustadzahku menyuruh aku dan teman-teman membagi nilai atau lembarab kertas soal UTS per orang. Saat aku membagi lembaranku, sekalian kulihat nilai ulanganku. Ketika itu aku lihat nilaiku, rata-rata 90 semua, lho. Aku sangat senang sekali. Orang tuaku pasti juga senang jika aku beritahu tentang hal ini.

Tak lupa aku mengatakan Alhamdulillah yang berarti Segala Puji bagi Alloh Tuhan Semesta Alam. Itu karena aku sangat bersyukur pada Alloh yang telah memberiku kemudahan dalam mengerjakan soal UTS.

Banyak temanku yang berkata,"Wes , yang paling apik nilainya pasti Fatah". Tapi aku menjawab, "Kalian juga bisa kalau berusaha".

Menurutku, kita harus bangga akan nilai sendiri dan jangan pernah merasa minder karena nilainya jelek. Karena itu bisa membuat kita rendah diri.

Selain itu ada temanku yang nilainya 100. Namanya Abror. Dia mendapat nilai tertinggi itu pada mata pelajaran Bahasa Inggris. Tapi dia, soal matematika tidak terlalu handal. Waktu Abror dapat seratus, nilaiku berada di bawahnya. Tepatnya nilaiku adalah 99, selisih satu angka dengan Abror. Tapi walau bagaimana buat Abror: Selamat Deh! Smoga Sukses selalu!

Musim hujan

Published by Ismailovic under on Rabu, November 19, 2008
Sekarang , di negaraku sedang musim hujan. Di mana-mana langit menangis. Mengeluarkan air dari awan. Itulah hujan.

Tadi saja , di sekolahku ada hujan yang lumayan deras dan lama sekali. Udara terasa dingin. Tapi jika selesai hujan, udara terasa segar.

Karena musim hujan, banyak bencana terjadi seperti banjir, longsor dll. Semoga saja rumahku tidak mengaqlami itu , ya. Selain itu hujan juga bisa membuat kita sakit. Jadi jangan sering-sering hujan-hujanan supaya kita sehat terus.

Kehujanan 1

Published by Ismailovic under on Rabu, November 19, 2008

Tadi sore waktu aku pulang sekolah, ada hujan deras. Sedangkan aku naik sepeda dan tidak bawa jas hujan atau payung. Ya sudah aku pulang dengan kehujanan saja, seperti teman-temanku yang senasib.

Ternyata banyak juga yang naik sepeda tanpa membawa jas hujan atau payung. Saat itu aku baru ingat kalau di tasku ada topi. Aku ambil saja topi itu dan langsung kupakai agar kepala tidak kena air. Karena kalau kena air hujan, kepalaku bisa pusing-pusing.

Aku pulang dengan ditemani seorang kawan. Namanya Fadhil. Dia sama aja seperti aku, tidak bawa jas hujan dan payung.

Syukurlah saat sampai rumah, kulihat buku yang ada di dalam tasku tidak basah. Selamat...selamat.