Cahaya Kehidupan

Yang Menerangi Pikiran, Jiwa dan Perasaan

Perjalanan ke Bali

Published by Ismailovic under on Kamis, Juli 29, 2010

Kantor umiku mengadakan pariwisata ke Bali, aku pun diajak oleh umiku. Rencana berangkat jam 4 sore, supaya siap, aku harus pulang sekolah lebih awal karena sekolahku full day. Sekitar jam dua aku pulang serkolah setelah mendapat izin dari wali kelasku. Sampai rumah, aku siap-siap dan mandi. Setelah siap, aku, adikku yang juga diajak bersama umiku diantar abiku kekantornya umiku. Disana, aku, adik dan umiku naik bus dan berangkat sekitar setengah lima sore. Karena akan lewat jalur laut, kami harus ke Banyuwangi dulu. Kami sampai dipelabuhan Ketapang, Banyuwangi sekitar jam 12 malam. Kami dan busnya naik kapal. Dari kapal, pemandangan laut tidak terlalu kelihatan karena cuaca malam dan agak gelap. Sekitar setengah dua malam, kami memijakkan kaki ditanah Bali tepatnya di pelabuhan Gilimanuk. Perjalanan dilanjutkan lagi dengan bus yang tadi diangkut menyebrangi selat Bali untuk menuju Denpasar. Kami berhenti disebuah masjid dekat pantai Sanur. Disitu, kami sholat shubuh dulu. Setelah sholat, kami berjalan kaki ke pantai Sanur yang tidak terlalu jauh dari masjid. Disana, kami tidak basah-basahan, cuma foto-foto. Meski begitu, pemandangan indah terlihat ketika matahari terbit menghiasi pantai. Setelah 30 menit disitu, kami kembali ke bus untuk melakukan perjalanan ke hotel. Sampai hotel, kami sarapan dan mandi, setelah itu, kami pergi lagi. Tujuan berikutnya adalah ke pulau penyu. Pertama-tama, kami ke pantai. Dari pantai, kami naik perahu dan diantar ke Pulau Penyu. Disitu bukan hanya ada penyu, ada juga iguana, ular, dan hewan langka lainnya. Selesai melihat binatang, kami kembali ke pantai dan masuk ke bus. Kemudian, kami pergi ke Krisna, salahsatu pusat oleh-oleh di Bali. Disitu, aku beli baju, beli kacang-kacangan, dan beli gantungan kunci. Baru hari pertama dan pulangnya pun masih lama, umiku sudah beli oleh-oleh banyak.
Setelah puas berbelanja, perjalanan dilanjutkan ke Joger. Disitu adalah pabrik kata-kata. Banyak sekali kalimat kreatif yang tertempel didinding Joger. Di Joger, bukan hanya pakaian yang dijual, sandal dan pernak-pernik lainnya pun ada disini. Cuma, disini harganya agak mahal, jadi umiku hanya beli kaos untuk abiku, sandal untuk adikku dan mainan rubik. Karena didaerah Joger sering macet dan kalau buat lewat bus tidak cukup, busnya diparkir di central parking yang agakjauh dari Joger. Dari tempat parkir bus, kami naik bemo ke Joger. yang nggak enaknya, bemo ini sempit-sempitan!!. Setelah keluar Joger, kami harus naik bemo lagi untuk menuju ke pantai Kuta, yang ini lebih parah, satu bemo yang seperti mobil suzuki Carry ditumpangi sekitar 20 orang!!!, benar-benar sempit!!!.
Sampai kuta, kami foto-foto dan lihat-lihat kaos yang dijual didaerah pantai. Hari sudah menjelang petang, kami naik bemo lagi untuk menuju central parking. Perjalanan berikutnya adalah makan malam disalah satu restoran pinggir pantai yaitu restroran Jimbaran. Disana aku makan ikan bakar. Sehabis perut diisi, kami kembali ke hotel. Sampai hotel, aku mandi dan sholat, lalu tidur karena sangat capek dan apalagi besok ada perjalanan lagi. Paginya, sekitar pukul 5 WITA, aku dibangunkan umiku untuk sholat shubuh. Lalu, aku mandi. Setelah sudah siap, kami sarapan dihotel. Semua barang-barang yang ada dihotel dibawa karena setelah jalan-jalan, langsung perjalanan pulang, tidak kembali ke hotel lagi. Setelah dipastikan tidak ada barang yang tertinggal, kami pergi sarapan. Setelah sarapan, aku lihat berita olahraga diTV sambil menunggu umi dan adikku yang masih makan.
Semua penumpang sudah makan, kamipun berangkat menuju pasar Sukowati. Baru keluar dari bus, didepan mata sudah ada toko yang diserbu penumpang dari kantornya umiku. Umiku pun membelikanku baju di toko ini. Setelah beli ditoko ini, aku berjalan lagi, akhirnya umiku menemukan toko. Di pasar Sukowati ini, oleh-oleh khas Bali yang dijual cukup terjangkau!, harga satu baju yang tadi kubeli saja Rp10.000,-, murah 'bukan!?. Ditoko yang kedua dikunjungi ini, umiku sangat lama milih-milihnya, tapi itu tidak percuma, umiku mborong barang dari toko ini, sangking lamanya, waktunya saja sampai habis gara-gara ditoko ini terus. Tapi, ya, nggak rugi, mumpung murah!!.
Kemudian, kami ke Bedugul. Karena jauh dari Sukowati, perjalanan pun memakan waktu lama, sekitar 2 jam. Ternyata Bedugul itu adalah danau didaerah dataran tinggi. Oleh karena itu, di Bedugul sangat dingin. Sekarang waktunya makan siang, kami naik bus dan pergi kesalah satu restoran dekat Bedugul. Di restoran itu, hijaunya bedugul terlihat dihiasi oleh kabut. Perjalanan dilanjutkan menuju ke Tanah Lot. Tujuan ini adalah obyek wisata terakhir, setelah dari sini, kami pulang.
Di Tanah Lot, Kami foto-foto karena pemandangannya bagus. Di Tanah Lot kami juga sholat. Sekitar jam 4 sore, semua naik bus dan waktunya perjalanan pulang. sekitar jam sepuluh malam kamisampai dipelabuhan Gilimanuk, ketika semua penumpang dari kantornya umiku sudah naik, tiba-tiba ada pengumuman "Bagi penumpang PRODI KEP(kantornya umiku) harap turun lagi, busnya tidak bisa masuk!!". Wadduh!!!, padahal aku sudah enak-enak duduk disuruh keluar kapal. Ternyata busnya terlalu tinggi sehingga tidak bisa masuk. Kami keluar dan menunggu dibus kapal selanjutnya. Aku tidak terlalu tahu berepa lama aku menunggu karena aku tertidur, ternyata!, kata umiku, kami dipelabuhan sekitar 4 jam. Akhirnya kapal yang kedua datang dan kami pun menyebrangi selat Bali. Sampai Banyuwangi sekitar jam 3 malam. Ketika di Pasuruan, kami berhenti disalah satu masjid untuk sholat shubuh. Kemudian, kami sampai Sidoarjo sekitar jam enam, melenceng dua jam dari perkiraan. Seharusnya kita sampai jam 4 pagi. Mungkin karena tadi lama di pelabuhan. Dikantornya umiku, aku menunggu abiku yang sedang mengantar kakakku kembali ke pondoknya. Sekitar hamsetengah 8, abiku datang menjemput. Benar-benar perjalanan yang seru tapi melelahkan, ya!!

0 komentar:

Posting Komentar